Warga Dusun Sagi Cek Chok Mulut, Berkat Kebijakan Kepala Desa Tarokan Mediasi Berhasil Berakhir Dengan Damai

IMG 20230919 WA0145

GERAKNEWS.COM || KEDIRI – Kericuhan keluarga Jaliyati dan keluarga Djurito yang di kuasakan oleh Ketua RT setempat, yang terjadi di Dusun Sagi RT 002 /RW 018, Desa Tarokan Kabupaten Kediri, akhirnya permasalahan tersebut bisa clear setelah dilakukan mediasi di Balai Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri Jawa Timur, dengan melibatkan tiga pilar Desa. Senin.(18/09/2023).

Perselisihan permasalahan tersebut dipicu dengan akses jalan dan jembatan penghubung, jembatan dengan lebar kurang lebih satu meter dan panjang kurang lebih satu meter, jembatan chor tersebut dibuat menggunakan uang pribadi Jaliyati dan jembatan yang dibangun tersebut diduga dirusak oleh DJ dkk, cek chok adu mulut pun tidak terhindarkan.IMG 20230918 WA0290

Kepala Desa Tarokan H Supadi dengan tiga pilar melakukan mediasi perselisihan warganya tersebut, dengan kebijakan kepala Desa Tarokan H Supadi, perselisihan dapat teratasi dengan cara mediasi secara kekeluargaan.

Kepala Desa Tarokan Supadi Saat dikonfirmasi oleh media ini diruang kerjanya “menuturkan”, kami dari pihak Desa tentunya akan memberikan solusi yang terbaik bagi warga masyarakat khususnya warga Desa Tarokan, dalam mediasi ini saya katakan jembatan yang rusak nanti saya yang akan membangun, dan yang kedua ini nanti akan dicarikan solusi bagaimana jalan alternatif yang ada dibelakang tersebut akan segera secepatnya saya akan turun langsung dilapangan melihat dalam kondisi fisiknya sudah ada dan disekitarnya itu nanti akan saya cek beserta perangkat desa cari jalan untuk kedepannya bisa dibuat jalan umum. “ucap Kades H Supadi”.IMG 20230919 WA0124

“Lebih lanjut Kades H Supadi” adanya penjelasan dari Abdul Su’ud tadi benar, makanya kami bergerak cepat melakukan mediasi dan sampai titik terjadi kesepakatan damai dari kedua belah pihak atas dasar adanya seperti itu sudah dijelaskan, bahwasanya tanah tersebut dalam bantuan dan di sini dilahirkan, akhirnya menimbulkan surat kesepakatan kedua belah pihak supaya apa, supaya tidak ada tuntutan dikemudian hari, dan hasil akhir dalam mediasi ini kedua belah pihak sepakat untuk damai secara kekeluargaan dan saling berjabat tangan, selama mediasi berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif.”pungkasnya H Supadi”.

Ditempat yang sama, Abdul Su’ud Advokasi Aliansi AWAS saat dikonfirmasi “menuturkan” saya sangat mengapresiasi kebijakan Kepala Desa Tarokan dalam melerai pertikaian warganya yang dapat diselesaikan dengan meditasi dan dengan cara kekeluargaan, sebagai kepala Desa ini perlu dicontoh untuk mengayomi semua warganya. Sekali lagi saya sangat bangga kepada kepala Desa seperti bapak H Supadi, ” pungkas Abdul Suud”.

Jurnalis: Team
Editor: Harijono

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Log In

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.