Polres Kediri Kota dan BI Kediri Perkuat Sinergi Cegah Penipuan Digital

IMG 20260923 WA0104 scaled

GERAKNEWS.COM // Kediri Kota – Maraknya modus penipuan yang memanfaatkan teknologi digital mendorong Polres Kediri Kota bersama Bank Indonesia (BI) Kediri memperkuat sinergi dalam memberikan edukasi dan meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Upaya tersebut mengemuka dalam kegiatan silaturahmi Deputi Kepala Perwakilan BI Kediri bersama jajaran Polres Kediri Kota yang berlangsung di Ruang Kerja Kapolres Kediri Kota, Rabu (23/9/2026).

Rombongan Deputi Kepala Perwakilan BI Kediri tiba di Mako Polres Kediri Kota sekitar pukul 09.05 WIB. Kunjungan tersebut diterima langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Log Kompol Kristin Kusuma Ratih, S.E., M.M., Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasatreskrim AKP Achmad Elyasarif M., S.T.K., S.I.K., serta Kasi Keu Aiptu Heru Purnomo.

Dari pihak BI Kediri hadir Deputi Kepala Perwakilan BI Kediri Saryo bersama staf PUR M. Burhanudin Harun Al Rasyid dan Bagus Rudianto.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Kediri Kota menegaskan pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin kuat antara kepolisian dan Bank Indonesia, khususnya dalam menghadapi persoalan yang berkaitan dengan transaksi keuangan serta tindak pidana penipuan yang masih terjadi di tengah masyarakat.

Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyampaikan bahwa langkah pencegahan perlu diperkuat melalui edukasi yang mudah dipahami dan dapat menjangkau masyarakat secara luas.

“Apabila diperlukan, dapat dibuat materi edukasi berupa video mengenai berbagai modus penipuan yang kemudian disebarluaskan kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas,” ujar Kapolres.

Menurutnya, materi edukasi tersebut nantinya dapat diteruskan oleh Bhabinkamtibmas melalui grup WhatsApp RT/RW maupun berbagai grup komunikasi warga di wilayah binaan masing-masing.

Dengan pola tersebut, informasi mengenai modus penipuan yang berkembang di masyarakat diharapkan dapat diterima secara lebih luas sekaligus menjadi langkah antisipasi agar masyarakat tidak mudah menjadi korban.

Kapolres juga membuka peluang pelaksanaan sosialisasi bersama antara Polres Kediri Kota dan BI Kediri dengan melibatkan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat penting dilakukan mengingat modus penipuan semakin beragam dan memanfaatkan perkembangan teknologi komunikasi maupun transaksi digital,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Kediri Saryo menyambut baik rencana kolaborasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa BI Kediri sebelumnya telah beberapa kali melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terkait kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan online, khususnya yang berkaitan dengan transaksi dan layanan keuangan.

Menurut Saryo, Bank Indonesia Kediri siap berkolaborasi dengan Polres Kediri Kota dalam memperluas edukasi kepada masyarakat.

Sosialisasi nantinya dapat menyasar berbagai kelompok, mulai dari pelajar dan mahasiswa, Karang Taruna, organisasi kemasyarakatan hingga kelompok masyarakat lainnya.

Sinergi antara BI dan kepolisian diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengenali berbagai modus penipuan, terutama yang memanfaatkan media digital dan komunikasi elektronik.

Dalam kesempatan yang sama, staf PUR BI Kediri, M. Burhanudin Harun Al Rasyid, menyampaikan bahwa ke depan akan direncanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat Kota Kediri mengenai kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan.

Kegiatan tersebut akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak kepolisian agar materi yang disampaikan dapat menyesuaikan dengan modus penipuan yang tengah berkembang di masyarakat.

Dari jajaran Polres Kediri Kota, Kasatreskrim AKP Achmad Elyasarif M., S.T.K., S.I.K., menjelaskan bahwa laporan dan pengaduan masyarakat terkait penipuan online maupun penipuan melalui media komunikasi elektronik masih ditemukan.

Modus yang digunakan pelaku juga beragam, mulai dari pesan WhatsApp, panggilan telepon, tautan atau link palsu, hingga penggunaan akun maupun identitas yang mengatasnamakan pihak tertentu untuk memperoleh data pribadi maupun uang milik korban.

“Polres Kediri Kota siap berkoordinasi dengan Bank Indonesia Kediri dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta meningkatkan langkah-langkah pencegahan terhadap tindak pidana penipuan,” jelas Kasatreskrim.

Ia menambahkan, sinergitas tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi, khususnya melalui Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat langkah preventif melalui kolaborasi lintas instansi. Tidak hanya mengedepankan penanganan ketika tindak pidana telah terjadi, edukasi kepada masyarakat diharapkan mampu menjadi benteng awal untuk mengenali modus penipuan, menjaga data pribadi, serta lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi maupun merespons komunikasi digital.

Pewarta: Agus Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Log In

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.


Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.