GERAKNEWS.COM // SUMATERA UTARA,
Ketua Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Serdang Bedagai – Kota Tebing Tinggi, Irlan Jaya Situmorang, S.H., menyoroti dugaan penyimpangan dan penyelewengan anggaran bidang kehumasan di PTPN IV Regional 1 Kebun Rambutan.
Perusahaan “Raksasa” milik negara tersebut seolah kekurangan anggaran dan “tersendat” dalam merealisasikan anggaran kebutuhan rutin yang selama ini direalisasikan.
Adanya anggaran yang belum dibayarkan oleh perusahaan dalam hal ini anggaran PTPN IV kepada stakeholder dan mitra kehumasan seperti yang disebutkan Fajrin selaku APK Kebun Rambutan menimbulkan pertanyaan bagi publik.
“Baik pak, akan saya sampaikan setelah dilakukan pengecekan, karena ada beberapa biaya yang belum dikeluarkan perusahaan,” kata Fajrin APK Kebun Rambutan.
Saat dicoba konfirmasi ulang, Fajrin mengatakan bahwa dirinya sedang tugas luar.
“Izin pak, sampai dengan 2 hari lalu saya belum dikonfirmasi bagian keuangan kebun rambutan terkait pencairan biaya, karena selama 2 hari ini saya sedang tugas luar,” balasnya kepada awak media.
Ketua JMSI Sergai Tebing Tinggi, Irlan Jaya Situmorang SH, menyoroti statement dan kinerja APK Kebun Rambutan, Fajrin, yang menjelaskan bahwa beberapa anggaran belum dikeluarkan oleh perusahaan saat dikonfirmasi awak media.
“Apakah perusahaan besar seperti BUMN minim atau tidak punya anggaran? Sehingga realisasinya tersendat dan tertunda sampai sekitar dua bulan.
Bagiamana Manajemen Kebun Rambutan dalam hal ini bidang kehumasan untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban keuangan kepada perusahaan? Saya menduga ada rekayasa dalam penggunaan laporan keuangan yang dilakukan oleh Manajemen Kebun Rambutan diduga dilakukan oleh bidang kehumasan dibawah naungan Asisten Personalia Kebun,” tegas Irlan Jaya Situmorang SH.
Dugaan adanya penyimpangan dalam pengelolaan dan penggunaan keuangan bidang kehumasan Kebun Rambutan tersebut semakin kuat dengan tidak transparannya Asisten Personalia Kebun (APK) Kebun Rambutan, Fajrin, saat dikonfirmasi ulang oleh Media Siber irlanjayanews.com pada hari ini Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 08.03 WIB, terkait pengelolaan dan penggunaan anggaran di perusahaan plat merah milik BUMN (Badan Usaha Milik Negara) tersebut.
Dicoba konfirmasi ulang kembali, tapi hingga berita ini diterbitkan, APK Kebun Rambutan, Fajrin, belum memberikan klarifikasi dan tanggapannya. (S.hadi purba/al).












