Geraknews.com//Kediri,Jum’at 25/08/2023 5 Kelompok peternak sapi di Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri mendapatkan Realisasi bantuan Korporasi Sapi 1000 ekor ditahun 2021.
Program korporasi sapi dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Peternakan RI.
Pemberian sapi ini diberikan kepada lima kelompok peternak dari empat desa di Kecamatan Ngadiluwih.
Pendistribusian sapi bantuan itu dilakukan secara berkala, masing-masing kelompok mendapatkan 200 ekor.
Akan tetapi sangat disayangkan Pengelolaan Bantuan Korporasi 1000 Sapi dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Peternakan RI tersebut terkesan tertutup dan sulit dikonfirmasi serta seakan mengusir wartawan.
Pasalnya setiap dikonfirmasi pihak Kelompok Peternak sapi yang mengelola sapi bantuan dikecamatan Ngadiluwih tersebut enggan menanggapi awak media.
Salah satu Ketua Kelompok Penerima Bantuan Sapi dikonfirmasi melalui sambungan whatssap mengatakan mohon maaf mas, waktu saya selalu repot saya ini orang bengkel, kalau masalah sapi, hobbi saya, kalau sampean pingin data yang valid kedinas saja, setiap kandang dilaporkan Dinas, pikiran saya sudah banyai mas anak saya 5 mas, jujur saya anti Korupsi tegasnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi dilokasi Kandang Ngadiluwih utara salah satu pengelola kandang berkata kalau tidak berkepentingan silahkan keluar dengan nada keras.
Hal tersebut, memicu sorotan LSM Gerak Indonesia.
Bagus Tim Informasi LSM Gerak Indonesia mengatakan ” Bantuan ternak ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan populasi ternak sapi.
Dari distribusi bantuan ternak sapi bibit tersebut diharapkan kedepannya menjadi sapi –sapi indukan yang bisa berproduksi guna menghasilkan bibit (pedet), dan bantuan ternak ini kedepannya diharapkan bisa mengatasi masalah ketersediaan daging sapi di Kabupaten Kediri.
Bqgus menambahkan “sangat disayangkan kenapa Pengelolaan bantuan Sapi tersebut seakan tertutup, ingat walaupun bantuan itu juga dari APBN jadi harus transparan.
Dalam waktu dekat kami akan mengirimkan surat keinstansi terkait, baik pusat maupun Daerah, untuk meminta keterbukaan informasi apabila itu dikesampingkan maka kami akan menyampaikan aspirasi dimuka umum Dinas Pertenakan dalam waktu dekat,Jangan Sampai Progam Korporasi 1000 Sapi, Jangan di Jadikan ajang Bancakan
Dan hasil penggalian informasi dilapangan diduga ada sapi milik pengurus yang dimasukkan kekandang untuk mengelabui saat Dinas turun pungkas bagus.
Sampai berita ini dinaikkan dimedia geraknews.com pihak terkait belum bisa dikonfirmasi.