Daerah  

Hadiri Kegiatan DJKI Mendengar, Berikut Sambutan Bupati Nias

IMG 20230204 WA0007

 

GERAKNEWS.COM//NIAS//03/02/2023

Bertempat di gedung Howu-howu Desa Lasara Idanoi, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Jumat (3/2). Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menggelar kegiatan “DJKI Mendengar” untuk peningkatan dan penguatan pelayanan publik kekayaan intelektual.

“Kegiatan yang diselenggarakan ini merupakan wujud dari implementasi DJKI hadir ditengah-tengah masyarakat. Untuk meningkatkan pemahaman kepala daerah dan pemangku kepentingan, bahwasanya pentingnya penguatan kekayaan intelektual,” lapor Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Alex Cosmas Pinem dihadapan para hadirin.

Anggota DPR RI Marinus Gea dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan DJKI Mendengar merupakan bukti hadirnya Negara.

“Kehadiran DJKI di Kepulauan Nias merupakan tanda hadirnya Negara di Kepulauan Nias. Kekayaan intelektual tidak hanya di daerah maju, tetapi di seluruh daerah, termasuk di Kepulauan Nias,” sambungnya.

Dikesempatan itu, Marinus mengajak para pelaku ekonomi untuk memusatkan perhatian serta fokus agar dapat memahami apa itu kekayaan intelektual.

“Bagi pelaku UMKM, logo atau merek produk yang dimiliki, bisa mendapatkan perlindungan hukum, dan jika telah mendapatkan sertifikat kekayaan intelektual maka nilai jualnya bisa naik,” tuturnya.

Diakhir penyampaiannya, ia berharap melalui kegiatan DJKI Mendengar dapat memberikan dampak peningkatan ekonomi.

“Saya berharap kepada para peserta UMKM, serap apa yang disampaikan dan implementasikan. Kepada Kepala Daerah dan juga Kepala Perangkat Daerah untuk mengarahkan, memfasilitasi dan membantu para pelaku UMKM ini,” harap Anggota DPR RI itu.

Dalam sambutan Bupati Nias, Ya’atulo Gulo mengucapkan terimakasih kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nias kami menyambut baik dan mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan kegiatan ini,” tuturnya mengawali sambutan.

Ya’atulo mengungkapkan, pihaknya belum dapat membantu banyak para pelaku ekonomi di Kabupaten Nias.

“Sungguh kami ingin membantu UMKM di Kabupaten Nias, namun karena keterbatasan fiskal, kami hanya dapat melakukan pelatihan-pelatihan,” ungkapnya.

Menyikapi hal tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Nias itu menghimbau para perangkat daerah untuk memberdayakan pelaku ekonomi lokal.

“Saya sudah menghimbau para perangkat daerah untuk tetap melibatkan UMKM dalam setiap kegiatannya,” imbuh Bupati Nias.

Mengakhiri sambutannya, Ya’atulo mengungkapkan jika Pemerintah Kabupaten Nias telah mendaftarkan produk lokal yakni Gae Siata, Ohi Kofa dan Duria Balaki.

Sekretaris Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Sucipto menjelaskan, pihaknya hadir untuk mendengarkan keluh kesah pelaku ekonomi.

“Mengutip dari Kebijakan Presiden Tahun 2023, perlu adanya penguatan kualitas sumber daya manusia. Program DJKI Mendengar untuk mendengarkan uneg-uneg para pelaku ekonomi,” ujarnya.

Diakhir penyampaiannya, Sucipto membuka secara resmi kegiatan DJKI Mendengar yang disambut dengan tepuk tangan para pelaku ekonomi.

Adapun yang menjadi narasumber dalam kegiatan DJKI Mendengar yakni Direktur Hak Cipta dan Desain Industri DJKI Anggoro Dasananto, Direktur Merek dan Indikasi Geografis Kurniaman Telaumbanua serta Ketua DPC HIMNI Kota Gunungsitoli Andhika P. Laoly.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias, Pj. Rektor Universitas Nias, para Kepala OPD lingkup Kabupaten Nias serta para undangan lainnya.

 

Penulis: DonniEditor: Dul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Log In

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.


Your password reset link appears to be invalid or expired.

Log in

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.